Kebiasaan baik yang ingin dibangun saat Ramadan

Kebiasaan baik yang ingin dibangun saat Ramadan
Di Posting Oleh : https://ceritamasyarakaat.blogspot.com/
Kategori :

https://drive.google.com/uc?export=view&id=1kgx_6oJ1W52KqjjF-gDF94ffA97aT0cd


Basmalah, hari ke sembilan menulis challenge IIDN. Tiap harinya seru dengan tema yang berbeda. Ramadan tidak cuma tentang ibadah, ada banyak perilaku baik didalamnya. Perilaku baik ini bisa kita terapkan dalam keseharian meski puasa telah usai. Berikut  beberapa poin kebiasaan baik yang ingin kubangun saat ramadan :


  1. Menjaga diri dari hawa nafsu


Menjaga diri dr hawa nafsu bukan hanya sekedar menahan lapar dan haus. Menahan hawa nafsu versi aku berarti menahan diri dari segala hal yang berlebihan. Menahan diri dari makan hidangan berbuka secara berlebihan. Saat berbelanja persiapan hari rayapun tidak berlebihan, misal : belanja baju lebaran, atau membeli kue kering lebaran. Terakhir menahan diri dari amarah dan ghibah juga sangat penting. 


Ingatlah hukum berghibah (menggunjing) dalam islam termasuk dosa besar dan haram. 

Allah SWT dalam Surat Al-Hujurat ayat 12 mengibaratkan pelaku ghibah seperti memakan daging bangkai saudaranya sendiri. 


  1. Makan teratur dan bangun pagi


Selama puasa kita pasti makan di jam yang sama setiap harinya. Hal ini bisa menjadi hal yang sangat baik untuk dibangun. Makan teratur bermanfaat untuk menjaga fungsi pencernaan, menambah energi, mengontrol berat badan dan stabilitas gula darah. 


Selama bulan ramadan kita pasti bangun pagi dimulai sejak sahur hingga subuh. Bangun pagi saat sahur. Bangun pagi merupakan kebiasaan yang sangat baik. Dengan bangun pagi kita jadi punya banyak waktu, misalnya untuk olahraga..


  1. Salat tepat waktu dan berjamaah 


Saat ramadan kita melakukan salat tarawih ke masjid. Hal ini membuat kita jadi tepat waktu saat mengikuti salat. Tak hanya itu kita jadi terbiasa melakukan salat-salat sunah, seperti tarawih dan rawatib. Salatnya pun dengan berjamaah yang lipatannya jauh lebih besar. Apalagi salat berjamaah yang dikerjakan saat bulan puasa. Masya allah 


Hal ini sejalan dengan hadits Rasulullah SAW:


"Setiap amal anak Adam akan dilipatgandakan pahalanya. Satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat. Allah SWT berfirman: 'Kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya...'" (HR. Muslim).


  1. Memperbanyak tadarus Al-Quran 


Saat ramadan pastinya kita tadarus Al-Quran lebih banyak dari hari biasanya. Nah, kebiasaan baik ini harapannya bisa diteruskan meski ramadan telah berakhir. Mengingat pahala membaca Al-Quran yang begitu besar.

Ketika kita membaca Al-Qur'an maka pahalanya berlipat ganda, di mana setiap huruf bernilai 10 kebaikan.


Rasulullah SAW bersabda bahwa membaca satu huruf Al-Qur'an bernilai satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Contoh: Alif-Laam-Miim dihitung tiga huruf, berarti 30 kebaikan.


  1. Terbiasa berbagi dan bersedekah 


Ramadan menjadi bulan yang penuh dengan berbagi. Terbiasa saling berbagi makanan berbuka ataupun sedekah. Tak ada salahnya jika kebiasaan baik ini diteruskan meski ramadan telah usai. Yuk teman-teman, kita  tingkatkan sedekah kita. Sedekah baik berupa harta maupun tenaga. Kita bisa berbagi makanan untuk berbuka puasa bersama, atau membantu sesama yang membutuhkan.


Nah dari sekian kebiasaan yang ingin aku bangun tersebut, adakah yang sama dengan teman-teman?

Masya allah, tak hanya diriku tapi juga anak-anak  diajak dan dibiasakan mengerjakan ibadah selama ramadan. Harapannya mereka pun terbiasa melakukan hal-hal baik saat ramadan dan seterusnya. 


Yuk teman-teman mulai biasakan diri kita dengan amalan-amalan baik selama dan setelah ramadan ini🩷


“Challenge Menulis IIDN”





iklan 1